ISP,WEB BROWSER,MENGOPERASIKAN WEB BROWSER
Beranda Internet Pengertian ISP, Contohnya, Fungsi, dan Jenis Layanan ISP
Pengertian ISP, Contohnya, Fungsi, dan Jenis Layanan ISP
Ilustrasi ISP
Pengertian ISP
Daftar isi
Apa itu ISP? Pengertian ISP (Internet Service Provider) atau Penyelenggara Jasa Internet (PIJI) adalah rekanan atau produsen yang memberikan jasa layanan akses internet atau media komunikasi dan informasi berbasis online.
Internet Service Provider ini memiliki jaringan yang luas, baik secara domestik maupun internasional sehingga para penggunanya dapat terkoneksi dengan jaringan internet global.
Sesuai pengertian ISP di atas, jaringan internet tersebut merupakan media transmisi yang mampu mengalirkan data-data dari satu tempat ke tempat lainnya. Media transmisi ini berupa kabel, modem dan jalurnya, radio atau VSAT.
Umumnya ISP (Internet Service Provider)mengenakan biaya bulanan kepada para pengguna jasa mereka. Layanan koneksi internet dari ISP bisa dibedakan menjadi dua kategori, yaitu:
1. Modem (Dial-up)
Koneksi dial-up ini biasanya biayanya murah atau bahkan gratis dari perusahaan penyedia layanan internet. Media yang digunakan adalah kabel telepon biasa yang dipasang di rumah/ kantor.
2. Jalur Lebar (BroadBand)
Koneksi internet dari broadband merupakan jaringan internet nirkabel, ISDN, DSL, kabel modem, atau satelit. Umumnya koneksi internet broadband memiliki koneksi internet yang lebih cepat, namun cenderung lebih mahal.
Artikel lain:
Cara Mempercepat Koneksi Internet
Fungsi ISP (Internet Service Provider)
Mengacu pada pengertian ISP, pada dasarnya fungsi ISP adalah sebagai perusahaan penyedia layanan koneksi internet bagi masyarakat umum. Jika tidak ada produk ISP, mungkin kita tidak bisa menikmati akses jaringan internet seperti yang biasa kita nikmati.
Untuk lebih detailnya, berikut ini adalah adalah peranan dan fungsi ISP:
Sebagai perusahaan penyedia layanan jasa koneksi internet
Penghubung pengguna internet ke gateaway internet terdekat
Sebagai perusahaan penyedia perangkat modem untuk dial-up koneksi internet
Sebagai media penghubung pengguna jasa internet dengan layanan informasi yang ada di World Wide Web (WWW)
Penyedia tempat untuk homepage
Sebagai media yang membantu pengguna jasa untuk aktivitas download dan upload data dari internet
Dan lain-lain
Bagaimana Cara Kerja ISP?

Singkatnya, setelah pihak pengguna layanan ISP melakukan permintaan akses internet kepada ISP maka ISP akan me-routing jaringannya ke perangkat yang dimiliki pengguna, seperti access point, modem, dan handphone.
Selanjutnya, pengguna bisa menggunakan dan menikmati akses internet pada perangkat yang mereka miliki, bahkan bisa memilih tipe jaringan mana yang diinginkan dan sesuai dengan kebutuhan.
Baca juga: Pengertian Proxy Server
Jenis Layanan ISP (Internet Service Provider)
Setelah memahami pengertian ISP dan fungsinya, tentunya kita juga perlu mengetahui apa saja jenis layanan ISP tersebut. Berikut ini adalah beberapa jenis layanan dari Internet Service Provider di Indonesia:
1. Dial-Up Connection
Jenis ISP ini paling umum digunakan pada bisnis warnet atau warung internet, dimana pengguna tidak dikenakan biaya secara terus menerus melainkan sesuai dengan waktu penggunaan mereka saat terhubung dengan jaringan internet.
Dial-up connection menggunakan modem dan kabel telepon untuk terhubung ke internet. Umumnya akses dial-up ini digunakan untuk:
Personal dial-up
Corporate dial-up
LAN dial-up ISDN
Night server access
2. Dedicated Connection
Jenis layanan ISP ini memiliki sifat yang menetap dimana pengguna akan terhubung dengan jaringan internet selama 24 jam penuh dalam 7 hari. Biasanya jenis ISP ini umum digunakan pada perusahaan yang memiliki jumlah karyawan dan komputer yang banyak.
3. Internet Hotspot
Jenis layanan internet yang tidak menggunakan kabel layaknya pada dial-up. Biasanya digunakan di café, bandara atau tempat-tempat umum lainnya. Sangat cocok digunakan ketika Anda menggeluti bisnis di bidang kuliner.
4. Internet Wireless
Internet wireless merupakan layanan internet tanpa kabel dan tanpa biaya telepon. Biaya yang dikenakan adalah hanya untuk pemakaian internet saja.
5. Internet Mobile Acces
Ini merupakan layanan ISP bagi para pengguna perangkat mobile/ smartphone sehingga pengguna dapat mengakses internet melalui perangkat mereka. Jenis ISP ini paling banyak digunakan untuk akses internet pada smartphone yang mendukung GSM maupun CDMA.
Baca juga:
Pengertian Hyperlink dan Fungsinya
Contoh ISP di Indonesia
Sesuai dengan pengertian ISP yang sudah dijelaskan sebelumnya, maka ada beberapa contoh ISP yang ada di Indonesia yaitu diantaranya:
1. Indihome – Telkom Speedy
ISP ini adalah anak perusahaan dari Badan Usaha Milik Negara Indonesia bidang telekomunikasi, yaitu PT. Telkom Indonesia. Menjadi favorit dikalangan pengguna internet karena menghadirkan koneksi internet yang cukup stabil.
2. Access Service Dedicated to Internet
ISP Access Service Dedicated To Internet atau Astinet ini juga berasal dari PT. Telkom Indonesia yang digunakan pada koneksi internet untuk skala besar.
3. IM2
Produk ISP ini berasal dari PT. Indosat M2 yang melayani jasa penyewaan domain dan hosting.
4. Centrin
Merupakan produk ISP dari PT. Centrin Online yang memberikan jasa akses internet dengan dilengkapi infrakstruktur yang sangat canggih.
5. Provider Seluler
Ini merupakan ISP yang paling banyak digunakan oleh masyarakat dimana semua provider saat ini sudah menyediakan jasa ISP berbasis kuota internet. Umumnya digunakan pada ponsel.
Baca juga: Pengertian Media Online
Demikianlah ulasan singkat tentang pengertian ISP beserta contoh dan jenis-jenisnya yang bisa Anda gunakan untuk mengembangkan bisnis Anda. Semoga bermanfaat.
Artikel TerkaitArtikel Dari Penulis
Pengertian Modem: Arti, Fungsi, dan Jenis-Jenis Modem
Pengertian Bandwidth: Arti, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerja Bandwidth
Arti Dropship: Pengertian, Cara Kerja, serta Kelebihan dan Kekurangannya
Arti SPAM adalah: Pengertian, Tujuan, Dampak, dan Contoh Spam
Pengertian Domain: Arti, Fungsi, Jenis, dan Contoh Domain
Pengertian Intranet: Sejarah, Fungsi, dan Manfaat Intranet
PILIHAN EDITOR
Arti SPAM adalah: Pengertian, Tujuan, Dampak, dan Contoh Spam
Pengertian Modal Secara Umum, Manfaat, Sumber, dan Jenis-Jenis Modal
Arti Implementasi: Pengertian, Tujuan, dan Contoh Implementasi
Pengertian VPN: Fungsi, Manfaat, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangan VPN
Sistem Ekonomi Campuran: Pengertian, Ciri-Ciri, Kelebihan dan kekurangan
Penjelajah web
Penjelajah web, peramban web atau penelusur web(Inggris: web browser) adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk menerima dan menyajikan sumber informasi di Internet. Sebuah sumber informasi diidentifikasi dengan pengidentifikasi sumber seragam yang dapat berupa halaman web, gambar, video, atau jenis konten lainnya.[1]
Meskipun penjelajah web terutama ditujukan untuk mengakses Internet, sebuah penjelajah juga dapat digunakan untuk mengakses informasi yang disediakan oleh server web dalam jaringan pribadi atau berkas pada sistem berkas. Beberapa penjelajah web yang populer adalah Google Chrome, Firefox, Internet Explorer, Opera, dan Safari.
Sejarah
Penjelajah web pertama bernama bernama WorldWideWeb (tanpa spasi) diciptakan Tim Berners-Lee. Nama penjelajah tersebut kemudian diubah menjadi Nexus.[3]
Pada tahun 1993, Marc Andreessen melakukan inovasi penjelajah web dengan merilis Mosaic(kemudian Netscape), "perampan web populer pertama di dunia",[4] yang membuat sistem Internet mudah digunakan dan lebih mudah diakses oleh orang kebanyakan. Penjelajah web Andreesenmemicu ledakan popularitas di Internet pada tahun 1990-an. Andreessen, pemimpin tim Musa di NCSA, segera mendirikan perusahaan sendiri, bernama Netscape, dan merilis Mosaic-yang kemudian mempengaruhi Netscape Navigator pada tahun 1994, yang dengan cepat menjadi penjelajah yang paling populer di dunia, menguasai 90% dari semua penggunaan penjelajah web di dunia (lihat bagian penggunaan web browser).
Microsoft menanggapinya dengan menciptakan Internet Explorer pada tahun 1995, juga sangat dipengaruhi oleh Mosaic, dan memulai perang penjelajah web pertama di industri Internet. Dibundel dengan Windows, Internet Explorer memperoleh dominasi di pasar penjelajah web. Raihan penggunaan Internet Explorer memuncak dengan jumlah lebih dari 95% pada tahun 2002.[5]
Opera memulai debutnya pada tahun 1996, meskipun belum pernah mencapai penggunaan secara luas, memiliki kurang dari 2% pangsa penggunaan browser pada Februari 2012 menurut Net Applications. Versi mini Opera (Opera Mini) memberikan tambahan pangsa pasar, pada bulan April 2011 sebesar 1,1% pada penggunaan penjelajah web secara keseluruhan, tetapi terfokus pada pasar ponsel yang tumbuh cepat. Opera Mini terinstal pada lebih dari 40 juta ponsel. Opera Mini ini juga tersedia di beberapa sistem benam lain, termasuk konsol video game Nintendo Wii.
Pada tahun 1998, Netscape meluncurkan apa yang kemudian akan menjadi Mozilla Foundation dalam upaya menghasilkan browser kompetitif dengan menggunakan model perangkat lunak sumber terbuka. Penjelajah web tersebut akhirnya akan berkembang menjadi Firefox. Hingga Agustus 2011, Firefox memiliki pangsa pasar 28% penjelajah web dunia.[6]
Safari merilis versi beta pada Januari 2003. Hingga April 2011, Safari memiliki pangsa dominan untuk penjelajah web berbasis Apple, dan menguasai lebih dari 7% dari pasar penjelajah web dunia.
Pendatang baru di pasar penjelajah web adalah Google Chrome. Pertama kali dirilis pada bulan September 2008, popularitas Chrome meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun, dengan menggandakan pangsa penggunaannya dari 8% menjadi 16% pada bulan Agustus 2011. Peningkatan ini berbanding terbalik dengan popularitas Internet Explorer yang cenderung menurun dari bulan ke bulan.[7] Pada Desember 2011, Google Chrome menyalip Internet Explorer 8 sebagai web browser yang paling banyak digunakan namun tetap lebih rendah jika dibandingkan dengan jumlah gabungan semua versi Internet Explorer yang digunakan.[8]
Fitur web dan penjelajah web
Referensi
Lihat pula
Pranala luar
© 2019 Maxmanroe.com - All Right Reserved







Komentar
Posting Komentar